NTT Dapat Masukan Dana Transfer Rp 16,8 T



Minggu, 31 Mei 2015 - 13:27:59 WIB
Diposting oleh : Administrator
Kategori: PEMERINTAHAN - Dibaca: 100247 kali


KUPANG, TIMEX - Untuk tahun anggaran 2015 jumlah dana transfer dan dana desa yang masuk ke NTT mencapai Rp 16.825.787.050.480. Khusus untuk Pemprov NTT sebesar Rp 2.436.061.353.573. Penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) NTT ini dilakukan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya di Aula Utama El Tari, Kupang, Jumat (19/12). Khusus untuk DIPA dana transfer ke daerah dan dana desa merupakan DIPA bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BUN) yang disahkan berdasar Perpres rincian APBN 2015 sebagai dasar penyaluran dana transfer ke daerah dan dana desa kepada pemerintah daerah.

Anggaran dana transfer ke daerah dan dana desa untuk NTT tahun 2015 sebesar Rp 16,8 triliun tersebut terdiri atas dana bagi hasil pajak sebesar Rp 380 miliar, dana bagi gasil sumber daya alam Rp 37 miliar, dana alokasi umum (DAU) Rp 12 triliun, dana alokasi khusus (DAK) Rp 1,87 triliun, dana transfer lainnya Rp 2,26 triliun, dan dana desa sebesar Rp 248 miliar. Sementara itu, Pemprov NTT mendapatkan dana transfer dan dana desa sebesar Rp 2,4 triliun, yakni dana bagi hasil pajak Rp 89 miliar, dana bagi hasil SDA Rp 5,6 miliar, dana alokasi umum (DAU) Rp 1,3 triliun, DAK Rp 85 miliar, dana transfer lainnya Rp 954 miliar dan dana desa Rp 13 miliar.

Pada kesempatan itu, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya meminta agar anggaran ini dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat. "Saya minta perhatian bupati/wali kota untuk digunakan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat terutama mendorong pertumbuhan ekonomi. Mari kita mulai membangun dari desa," kata Frans Lebu Raya. Saat ini, lanjut dia, pemerintah pun sudah mulai membuat kebijakan untuk membangun dari desa. Oleh karena itu, daerah juga harus berkomitmen untuk membangun masyarakat pedesaan, khususnya yang masih tinggal di kawasan daerah tertinggal dan terluar. Selain itu, Frans Lebu Raya juga mengingatkan para bupati/walikota mengelola keuangan daerah secara transparan dan profesional. Jangan terjebak dalam kasus-kasus korupsi. Mari kita membangun dengan hati nurani yang bersih ini demi kesejahteraan masyarakat kita," kata Lebu Raya. Sementara itu, Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Markus Dairo Talu (MDT) kepada wartawan usai acara penyerahan DIPA mengatakan, pihaknya akan memanfaatkan anggaran tersebut untuk masyarakat, khususnya para petani. Saat ini SBD tengah gencar membangun sektor pertanian sebab sebanyak 95 persen masyarakat SBD adalah petani.

Terkait dengan adanya dana desa yang akan digelontorkan pemerintah pusat, MDT mengatakan ini sangat membantu masyarakat pedesaan untuk mengembangkan perekonomiannya. Oleh karena itu, anggaran ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Ia pun bertekad akan melakukan pengawasan ketat di desa-desa agar pemanfaatan anggaran tepat sasaran. "Kita akan awasi. Dan tentunya dana desa mandiri juga akan sinergi dengan dana dari pusat. Kita rencana Januari pelatihan untuk desa-desa," kata MDT. Untuk diketahui, pada acara penyerahan DIPA itu, ada tiga kabupaten yang belum menerima, yakni Belu, TTS dan Manggarai Timur. Pasalnya, bupati dan wakil bupati dari kedua daerah itu tak hadir. Oleh karena itu, DIPA untuk Belu dan TTS masih ditahan. "Tunggu sampai mereka datang," ujar Gubernur Lebu Raya saat ditanya wartawan. (sam/aln)




0 Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 

Berita terkini

Rabu, 28 November 2018 - 21:02:53 WIB
Kajian Sosial Budaya dan Kependudukan tentang Kemiskinan di Kabupaten Sumba Barat Daya
Kabupaten Sumba Barat Daya  (SBD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki banyak potensi untuk mengatasi kemiskinan antara lain dari bidang budaya, agama, sosial, politik dan ekonomi.Potensi tersebut diungkap ... Selengkapnya (0 komentar)

Selasa, 11 Oktober 2016 - 07:46:53 WIB
PERINGATAN BULAN BAKTI GOTONG ROYONG (BB-GR) KE-13, DAN HARI KESATUAN GERAK PKK (HKG-PKK) KE-44, S
PERINGATAN BULAN BAKTI GOTONG ROYONG (BB-GR) KE-13, DAN HARI KESATUAN GERAK PKK (HKG-PKK) KE-44, SERTA  HARI KELUARGA NASIONAL (HKN) KE-23  DI KABUPATEN SUMBA BARAT DAYA   Rabu, 25 Mei ... Selengkapnya (0 komentar)

Jumat, 23 September 2016 - 12:12:32 WIB
BUPATI SBD MELANTIK KEPALA DESA SE KECAMATAN KODI UTARA
Kamis, 09 Januari 2016 Bupati Markus Dairo Talu, SH, melanjutkan pelantikan Kepala Desa dan Penjabat Kepala Desa dari Kecamatan Kodi Bangedo ke Kodi Utara. Bupati bersama rombongan yang disambut oleh Camat Kodi Utara, ... Selengkapnya (0 komentar)

Twitter Humas SBD

Komentar terbaru

Fanspage Humas SBD

4+

Partner Kami

Kami berkerja sama dengan berbagai lembaga pemerintahan lain. Mengutamakan Kepentingan bersama demi tercapainya suatu tujuan dalam pemerintahan.

image image image image